MANAGEMEN SUMBER DAYA MANUSIA
---------------
Hong Kong, 15 Oktober 2013
Yang menyebalkan dalam MER Batch 1 bagiku adalah tiap awal minggu dan ganti topik bahasan, rasa malas itu datang tanpa bisa kucegah. Akibatnya tak satupun materi yang nyantol di otak. Baru jika mendekati masa deadline, dan kepala ini dipaksa untuk berfikir keras barulah konect. Kadang Sinkronisasi antara otak dan perasaan ga bisa diprediksi, huuffttt! Meski pun sudah membuat skala prioritas dan berusaha komitmen sekali pun, toh kenyataannya lebih banyak ngeles-nya, he he he... Tak mudah memang. Alhamd, terus berusaha untuk menepati komitmen yang kubuat sendiri, meskipun berat!
Kebetulan lagi banyak masalah di Pondok Buku 61. Banyak hal- hal kecil yang aku abaikan sehingga membuat temen-temenku di team merasa jenuh. Meski maksudku tidak begitu. Mungkin aku terlalu fokus pada satu dan dua hal, dan mengabaikan hal remeh temeh. Akibatnya terjadi ketidak-seimbangan karena komunikasi yang juga tersendat. Wah, ga bisa dibiarkan nieh! Bisa-bisa usaha yang baru kita rintis bersama teman-temanku layu sebelum berkembang. Ini ga boleh terjadi!
Penjelasan Pak Nur tentang sumber daya manusia sungguh mengusikku. Begitupula penjabaran bu Poedjiati Tan tentang pembagian job discription dan sisitem yang kuat dalam suatu badan usaha atau perusahaan membuatku makin penasaran. Rasanya penjelasan demi penjelasan tidak membuatku puas. Terus aku mencari dimana letak kesalahan dari manajemen Pondok Buku 61. Sumber daya manusianya-kah? Manajemen keuangan? Perilaku konsumen? Manajemen pemasaran? Atau apanya?
Berbagai referensi aku lahap. Mulai dari browser net, buku, diskusi dengan para pelaku usaha dan praktisi aku telusuri. Alhamdulillah, ketika tulisan ini saya buat, masalah di Pondok Buku 61 ( bisa dilihat link : https://www.facebook.com/PondokBuku61 ) sudah mulai terurai satu per-satu. Dari sini aku belajar banyak hal, tentang menata manajemen dan sisitem. Dimulai dari manajemen sumber daya manusia, keuangan, administrasi, pemasaran, pelanggan dst. Ini menjadi evaluasi penting bagi Pondok buku 61 jika mau terus maju, tumbuh dan berkembang.
Untuk semua kawan di team Pondok Buku 61, costumer, reseller dan siapa pun yang terlibat, pak Nur, bu Poedji dan pak Teddy, terima kasih untuk semua masukan, ide dan sharingnya.
Yang lebih penting dari itu, aku menyadari bahwa tak ada yang besar tanpa proses. Jadi keep stay cool with process, kawan. Dan jangan pernah menyerah pada setiap masalah. Karena ditiap masalah yang terpecahkan, disitulah letak pintu sukses berikutnya. Bersiaplah! Karena hanya orang-orang yang siap yang akan menerima setiap keberuntungan yang menghampiri.
Salam Entrepreneur!
Penjelasan Pak Nur tentang sumber daya manusia sungguh mengusikku. Begitupula penjabaran bu Poedjiati Tan tentang pembagian job discription dan sisitem yang kuat dalam suatu badan usaha atau perusahaan membuatku makin penasaran. Rasanya penjelasan demi penjelasan tidak membuatku puas. Terus aku mencari dimana letak kesalahan dari manajemen Pondok Buku 61. Sumber daya manusianya-kah? Manajemen keuangan? Perilaku konsumen? Manajemen pemasaran? Atau apanya?
Berbagai referensi aku lahap. Mulai dari browser net, buku, diskusi dengan para pelaku usaha dan praktisi aku telusuri. Alhamdulillah, ketika tulisan ini saya buat, masalah di Pondok Buku 61 ( bisa dilihat link : https://www.facebook.com/PondokBuku61 ) sudah mulai terurai satu per-satu. Dari sini aku belajar banyak hal, tentang menata manajemen dan sisitem. Dimulai dari manajemen sumber daya manusia, keuangan, administrasi, pemasaran, pelanggan dst. Ini menjadi evaluasi penting bagi Pondok buku 61 jika mau terus maju, tumbuh dan berkembang.
Untuk semua kawan di team Pondok Buku 61, costumer, reseller dan siapa pun yang terlibat, pak Nur, bu Poedji dan pak Teddy, terima kasih untuk semua masukan, ide dan sharingnya.
Yang lebih penting dari itu, aku menyadari bahwa tak ada yang besar tanpa proses. Jadi keep stay cool with process, kawan. Dan jangan pernah menyerah pada setiap masalah. Karena ditiap masalah yang terpecahkan, disitulah letak pintu sukses berikutnya. Bersiaplah! Karena hanya orang-orang yang siap yang akan menerima setiap keberuntungan yang menghampiri.
Salam Entrepreneur!
| Pondok Buku 61 & Lovely Costumer ( Victoria Park ) |
No comments:
Post a Comment