BISNIS MODEL CANVAS
***
( Kinarya Pernak-Pernik )
***
( Kinarya Pernak-Pernik )
Sampai diperjalanan ini, ngo hok hou to ye....
Selalu saya menulis jurnal sesuai dengan yang kurasakan, yang kufahami ditiap minggunya. Meskipun belakangan jadi telat mengerjakan tugas karena beberapa hal. Ternyata tradisi menunda dan ajian kepepet masih sulit hilang dari kebiasaanku. Ditambah orderan bros dan buku yang makin meningkat, membuatku seperti kehabisan waktu. Jika saja boleh nambah jam, lebih dari 24 jam mau deh... he he he
Bisnis Model Canvas ( BMC ) yang kuterima di minggu ke-9 sangat membantu dalam menunjukkan arah usahaku. Dengan mempelajari BMC dan mencatat aspek secara detail apa-apa saja yang terlibat di dalam usahaku, hmmmmm... Ternyata banyak pihak yang terlibat dalam usahaku, yang naifnya selama ini aku abaikan. Padahal jika kita bisa menjaga hubungan baik dengan semua komponen penunjang usaha kita, maka usaha kita akan lebih mudah dalam segala hal.
Contohnya adalah key partner atau partner kerja kita. Siapa saja yang terlibat kerjasama dengan usaha kita? Dengan mencatatnya secara detail maka aku tahu mana partner yang membuat usahaku maju atau sebaliknya menghancurkanku. Bekerjasama dengan partner its good, tetapi bekerja sama dengan pesaing, disitu point lebihnya. Istilah yang dipakai pak Nur adalah " simbiosis mutualisme " atau kerjasama saling menguntungkan. Karena mereka usahaku bisa terus ada dan bergerak.
Ada pertanyaan klise yang menghantuiku atau sebagian kawan wirausaha pemula, kenapa usaha mereka cepat berkembang sementara punya saya begini - begini saja alias jalan ditempat ?
Value Preposition, ini jawabannya. Apa yang menonjol dari usaha kita? Kelebihan product kita apa? Value ( nilai tambah ) apa yang diberikan kepada konsumen? Dan saya merenung, terus merenung sampai kepala saya sakit, sampai dititik tertentu saya menemukan formulanya. Kreatifitas !! Apapun bidang kita, kreatifitas jangan pernah sampai mati.
So, apa yang bisa kuambil dari pelajaran BMC ?
Jawabnya, aku semakin mantap dalam melangkah menapaki dunia entreprenuer dengan segala prosesnya. Hal - hal kecil yang aku anggap dulu hal sepele, kini tak lagi kuabaikan. Karena mungkin saja dari bagian kecil itu bisa jadi titik balik sukses usahaku. Dengan BMC pula aku tahu kelemahan dan kelebihanku. Pun ketika ada masalah segera mencari solusi bukan malah menghindari supaya masalah tidak menjadi besar. Masalah bukan dihindari, justru sebaliknya. Cari solusinya dan dapatkan kunci suksesnya. BMC ibaratnya peta usahaku, kemana jalannya kitalah sopirnya. BMC membantu mengarahkan supaya aku lebih fokus. Dengan BMC, Bismillah aku startup usaha dengan penuh perhitungan dan berusaha meminimalisasikan resiko sekecil - kecilnya.
" Dulu, mimpi-mimpiku hanya berani kucatatkan dalam angan-angan semata. Sekarang, aku berani menuliskan mimpiku, membaginya dengan orang lain dan berusaha mewujudkannya. BMC adalah solusi, sehingga aku tak kehilangan fokusnya....."
Salam Entreprenuer, kawan... !!!
![]() |
| Partner buku |

No comments:
Post a Comment