FILOSOFI GELAS KOSONG
Kelas MER Batch 1 (Managemen Entrepreneur Ritel) by UCEO, Universitas Ciputra Entrepreneurship Online telah seminggu resmi berjalan. Materi di buka, maka saya-pun menyiapkan diri seperti gelas kosong. Filosofinya, gelas yang kosong akan mudah di isi oleh air. Berbeda dengan gelas yang sudah terisi air entah sedikit apalagi banyak. Tentu akan cepat penuh, bahkan luber jika di isi berlebihan. Maka saya lebih memilih menjadi gelas kosong setiap kali ada air yang masuk. Setiap ilmu yang masuk diresapi, diamalkan sebaik-baiknya maka gelas itu akan menampung banyak ilmu. Semakin kita membagikan ilmu tersebut, maka semakin banyak pula aliran manfaat-nya, InsyaAllah.
Bismillahirrohmanirrohim.....
Menyiapkan hati disela-sela tugas negara dan belajar wirausaha. Memperdalam ilmu ke level selanjutnya. Jujur, semakin kesini rasanya semakin banyak yang tak kumengerti. But aku tak akan menyerah kalah pada keadaan seperti dimasa lalu. Selagi ada nafas, selagi ada udara di paru-paru dan denyut nadi yang berdetak, selama itu pula semangat ini kan kujaga.
MER memang masih sepi, itu menurutku. Mungkin karena dulu sewaktu di PER2 kelas kami terbiasa banyak tugas, banyak diskusi dan tantangan. Sehingga kami terbiasa untuk update setiap permasalahan. Yaah, lebih baik merefresh otak, membuka kembali materi dasar ritel.
Minggu pertama memang penyegaran terhadap materi dasar ritel. Begitu pula quiz yg wajib di turn in. Sedikit kalang kabut karena materi itu sudah lama sekali. Alhamdulillah, my grup yang baru, mbak Adhyma dan mb Effie cukup kompak. Saling mengingatkan, berdiskusi pada materi yang tidak difahami. Sepertinya materi waralaba agak terlepas dari ingatanku. Beruntung ada mbah Google yang bisa ditanya kapan saja. Maka, dengan selesainya jurnal ini, selesai juga tugas minggu pertama-ku.
So, welcome MER Batch 1
Kujelang engkau sebelum akhirnya aku pulang, meneruskan mimpi yang tertunda. Aku sudah memulainya dari sini, dari Pondok Buku 61 & Kinarya Pernak-Pernik. Aku sangat yakin dan dengan lantang aku teriakkan, YES, I CAN !
Sham Shui Po,
28 Agustus 2013
YES, I CAN !
Bismillahirrohmanirrohim.....
Menyiapkan hati disela-sela tugas negara dan belajar wirausaha. Memperdalam ilmu ke level selanjutnya. Jujur, semakin kesini rasanya semakin banyak yang tak kumengerti. But aku tak akan menyerah kalah pada keadaan seperti dimasa lalu. Selagi ada nafas, selagi ada udara di paru-paru dan denyut nadi yang berdetak, selama itu pula semangat ini kan kujaga.MER memang masih sepi, itu menurutku. Mungkin karena dulu sewaktu di PER2 kelas kami terbiasa banyak tugas, banyak diskusi dan tantangan. Sehingga kami terbiasa untuk update setiap permasalahan. Yaah, lebih baik merefresh otak, membuka kembali materi dasar ritel.
Minggu pertama memang penyegaran terhadap materi dasar ritel. Begitu pula quiz yg wajib di turn in. Sedikit kalang kabut karena materi itu sudah lama sekali. Alhamdulillah, my grup yang baru, mbak Adhyma dan mb Effie cukup kompak. Saling mengingatkan, berdiskusi pada materi yang tidak difahami. Sepertinya materi waralaba agak terlepas dari ingatanku. Beruntung ada mbah Google yang bisa ditanya kapan saja. Maka, dengan selesainya jurnal ini, selesai juga tugas minggu pertama-ku.
So, welcome MER Batch 1
Kujelang engkau sebelum akhirnya aku pulang, meneruskan mimpi yang tertunda. Aku sudah memulainya dari sini, dari Pondok Buku 61 & Kinarya Pernak-Pernik. Aku sangat yakin dan dengan lantang aku teriakkan, YES, I CAN !
Sham Shui Po,
28 Agustus 2013
YES, I CAN !
Yes, you can!
ReplyDeleteBismillah...
DeleteJangan letih membimbing kami pak Nur... InsyaAllah lanjut ke next project, Pondok Kelinci... Mimpi yang tertunda!
Thank's Sir,
Yes, I can !